Wikileaks Temukan Percakapan Jokowi Minta Kpu Memenangkannya Pada Pemilu 2014
Wikileaks Temukan Percakapan Jokowi Minta Kpu Memenangkannya Pada Pemilu 2014

Joko Widodo (Jokowi) bisa terjungkal dari kekuasaannya bila Wikileaks membongkar pembicaraan rahasia mantan Wali Kota Solo itu menjelang Pilpres 2014.
Jokowi menolak menanggapi ancaman WikiLeaks terkait penyadapan terhadap dirinya pada pilpres 2014 lalu. Sebab Jokowi merasa dirinya tidak pernah disadap oleh Australia atau Selandia Baru.

Jokowi sendiri pada 2015 lalu menyanggah: “Gak ada, siapa yang disadap, gak dengar, saya juga gak merasa disadap,” ujarnya di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jaktim, 2015 lalu.

“Jokowi mulai ketakutan dan menunda eksekusi mati warga Australia berarti ada yang ditakutkan Jokowi. Terlebih lagi Wikileaks akan membongkar penyadapan Australia terhadap percakapan rahasia Jokowi,” papar pengamat politik, Muslim Arbi.

Menurut Muslim, data yang diperoleh Wikileaks itu sangat bisa dipertanggungjawabkan. “Kalau Wikileaks membongkar percakapan rahasia Jokowi itu kemungkinan ada revolusi menumbangkan Jokowi,” papar Muslim.

Mantan aktivis ITB era 80-an ini memberikan alasan, percakapan rahasia Jokowi itu kemungkinan meminta bantuan lembaga negara untuk memenangkan Pilpres 2014.

“Dari pembicaraan ini bisa diminta pertanggungjawaban Jokowi termasuk lembaganya. Padahal semua lembaga negara harus netral saat Pilpres 2014,” paparnya.

Selain itu, kata Muslim, selama ini, masyarakat masih menduga Jokowi melakukan kecurangan di Pilpres 2014.
“Kalau semuanya terbongkar, rakyat pun akan bergerak. Dan ini tidak bisa dihadang lagi,” pungkasnya.

Seperti diketahui, sistem keamanan KPU telah diretas dengan mudahnya: lihat di sini. Membuktikan bahwa begitu mudahnya siapa saja bisa memenangkan calon pasangan tertentu melalui celah tersebut. Sangat kentara hal itu disengaja. Dan teruknya lagi, ketua KPU kini telah tewas pada usia 41 tahun. Dapat disimpulkan sendiri kira-kira apa yang sedang terjadi.

source: bagi.me

LEAVE A REPLY