Setelah Gabung Dengan Kubu Prabowo, Anis Baswedan Memergoki Ternyata Prabowo-Hatta Diusung Para Mafia
Setelah Gabung Dengan Kubu Prabowo, Anis Baswedan Memergoki Ternyata Prabowo-Hatta Diusung Para Mafia

Jejakmalam – Setelah Gabung Dengan Kubu Prabowo, Anis Baswedan Memergoki Ternyata Prabowo-Hatta Diusung Para Mafia – Mantan Juru bicara pasangan calon Jokowi-JK, Anies Baswedan mendorong publik untuk memilih kandidat yang dinilai dapat membawa perubahan.

Mereka harus selektif melihat tawaran konkret capres-cawapres serta komitmennya kepada masyarakat.

Menurut dia, kubu kompetitor, Prabowo-Hatta diusung oleh sejumlah partai politik (parpol) yang dilakoni para mafia, seperti dugaan kasus korupsi migas, haji, impor daging, Alquran, dan lumpur Lapindo. Kalau ingin selesaikan masalah itu, maka Jokowi-JK menjadi alternatifnya.

Dalam acara yang diadakan di Hotel Holiday Inn, Jokowi menyampaikan 9 program pokoknya bila nanti mendapat amanah rakyat menjadi pasangan calon terpilih. Ia juga menandatangani piagam komitmen yang akan menjadi kontrak politiknya dengan warga Indonesia selama 5 tahun ke depan.

Anies menambahkan, tudingan isu yang beredar selama masa kampanye hanya sebuah fitnah. Anggapan yang muncul, Jokowi merupakan boneka elite parpol juga tak terbukti. Kabar yang menyatakan, ia hanya boneka Prabowo, sekarang justru sama-sama berkompetisi di pilpres.

“Dulu waktu di pilgub, saya ingat, Jokowi pernah diberitakan sebagai boneka Prabowo. Sekarang tak terbukti kan, malah Jokowi yang akan menang dan duduk sebagai Presiden,” ujar rektor Universitas Paramadina itu.

Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat Haryono Isman yangmendukung Jokowi-JK, menyatakan, tim pemenangan pasangan calon ini harus terus melawan tudingan miring yang masuk selama kampanye.

Sebab, kondisi itu mempengaruhi perolehan suara, khususnya mereka yang belum menentukan pilihannya. Sekarang ini, kata dia, adalah eranya demokrasi sehingga tak perlu lagi pakai cara-cara aneh semacam itu untuk menang.

“Kalau tidak diantisipasi, kampanye hitam ini sangat besar pengaruhnya. Janglah bodoh-bodohi masyarakat dengan isu kotor seperti itu,” kata mantan menteri pemuda dan olahraga itu.

Baca Juga : Sakit Hati Dipecat Jokowi, Anies Baswedan Bergabung Dengan Prabowo Untuk Melawan Ahok

LEAVE A REPLY