Sandiaga Uno Minta Dewi Persik Menari dan Melucuti Pakaiannya
Sandiaga Uno Minta Dewi Persik Menari dan Melucuti Pakaiannya

Sandiaga Uno resmi diusung partai Gerindra untuk Pilgub DKI 2017. Setali tiga uang, Panitia Konvensi Cagub Muslim pun mengeluarkan pers release agar warga DKI memilih Sandiaga Uno, Yusril Ihza Mahendra, dan Sjafrie Sjamsoedin sebagai gubernur muslim yang santun dan lebih kredibel.

Yang menggelitik pagi ini ketika sebuah situs langsung memberitakan ‘masa lalu’ Sandiaga Uno yang sempat berseteru dengan Dewi Persik perihal menari bu*il

Peristiwa yang tidak mengenakkan buat mantan istri Saiful Djamil itu terjadi Minggu, 20 Juli 2008 di Hotel Grand Hyatt, Nusa Dua, Bali. Didampingi ibunya, Dewi tanpa ada perasaan apa-apa terus menghibur peserta Munas HIPMI dengan lantunan lagu-lagu dan goyangan yang aduhai.

Namun, di tengah keasyikan itu, seorang pengusaha menantangnya untuk menari dan melucuti pakaian shownya. Pengusaha itu disebut-sebut Sandiaga S Uno, pemegang saham PT Adaro Energy Tbk yang juga Presiden Direktur PT Saratoga Investama Sedaya.

Mendengar tantangan Sandiaga yang sudah di luar batas itu, pelantun lagu Buaya Cinta itu terkejut dan merasa sedih karena sudah dilecehkan. Padahal, sebelum naik panggung, dia sudah diwanti-wanti agar berpakaian sopan.

“Tapi, saat itu saya tidak bisa berbuat apa-apa. Saya menahan emosi saat itu juga karena berada di panggung. Saya punya harga diri dan saya tidak terima harga diri saya diinjak-injak oleh orang yang mengaku berpendidikan,” sesal Dewi saat menceritakan pelecehan yang diterimanya itu.

Setelah kejadian itu, Dewi mengaku merasakan kekecewaan yang sangat atas perlakuan Sandiaga. Namun, dia menyatakan tidak akan melaporkan pelecehan itu. “Biar orang lain yang menilai saya,” imbuhnya.

Sebagai penghibur, Dewi Persik memang kerap tampil ‘mengundang’ dan membuat kaum pria berdecak kagum. Menurut Badriyah yang berasal dari FKB, hal itu dianggap wajar karena pedangdut cantik itu memang berpenampilan sesuai dengan pekerjaannya.

Yang tidak sopan, menurut Badriyah, adalah penonton yang berlaku tidak senonoh. Apalagi sampai menyuruh Dewi membuka bajunya.

“Sebetulnya biasa-biasa saja. Terus orang yang menonton dan menyuruh telanjang yang kurang ajar. Meski wanitanya memakai jilbab, kalau laki-lakinya kurang ajar, ya kurang ajar. Yang perlu dihabisi yang kurang ajar itu,” kata Badriyah kepada INILAH.COM, Jumat (1/8/2008).

Menurut Badriyah lagi, Dewi Persik bisa melakukan upaya hukum atas perbuatan yang dilakukan oleh pengusaha anak Mien Uno tersebut. Misalnya mengadukan ke polisi atas tuduhan perbuatan tidak menyenangkan.

source: beritateratas.com

18 COMMENTS

  1. Perang dah dimulai….berita2 kayak gini baik yg menyangkut ahok maupun lawannya akan menghiasi dunia maya sampai 2017 nanti selamat memilah dan merenunginya…

  2. Tuh Pemimpin Muslim,Santun tp Mesum,otaknya di Kontol doang,pilih mana Pemimpin bijaksana,Kasar &Bijakasana,Takut akan Tuhan

  3. eh tuh yang komen August 1, 2016 at 9:10 am waktu itu jangan bawa bawa . pemimpim muslim tu pak jokowi pemimpin muslim gak gtu juga . jangan asal celetuk kalau comen bulluk . pikir 2 kali kalau mau bicara jangan sampai memicu conplik SARA gue gak terima gak semua pemimpin muslim gtu…lagian emang waktu itu kamu tau kejadian nya …? bersama kamu …? gak kan lo ngejelek jelekin pemimpin muslim . lo gak suka ya sama muslim jangan jadi warga NKRI sanah ke eropha …yang pemimpin nya non muslim . lhoo jangan ngusik ngusik masalah SARA

  4. Comment:orang yg suka ngdjelekin 1pihak itu org tdk netral,tdk idealis, tdk baik jd saudara sbagsa dan stanah, maux menang sndiri dgn menjatu orag lain

  5. yang penting maju dulu semangat dulu masalh bisa ngak bisa banyak yg ngak ngurus yg penting janji ,soal ditepati atau tdk itu urusan akhir yg penting di DPRD dukungannya kuat warga DKI ngak mungkin lawan. Waketum Demokrat Syarief Hasan menegaskan pemberhentian Ruhut berdasarkan keputusan bersama dan dibicarakan dalam rapat internal partai.

LEAVE A REPLY