Peran AHY Jadi Pusat Perhatian Saat Debat Resmi KPUD, Strategi AHY Berhasil!
Peran AHY Jadi Pusat Perhatian Saat Debat Resmi KPUD, Strategi AHY Berhasil!

Jejakmalam – Peran AHY Jadi Pusat Perhatian Saat Debat Resmi KPUD, Strategi AHY Berhasil! – Calon gubernur DKI Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) akan menjadi pusat perhatian pada debat resmi KPUD 1 pada tanggal 13 Januari 2017. Strategi AHY tidak hadir pada debat-debat tidak resmi yang diadakan beberapa stasiun televisi berhasil meningkatkan rasa penasaran publik yang ingin melihat kemampuan berdebat AHY.

Ya, AHY tidak menghadiri debat yang diadakan Net.TV dan Kompas TV. Bahkan tim suksesnya pun tidak hadir dalam debat tim sukses di Metro TV. Strategi yang membuat publik penasaran. Itulah mengapa AHY yang sangat dirindukan kehadirannya akan sangat dinantikan dalam debat resmi KPUD 1.

AHY sendiri mengelak ketika dikatakan dia takut debat hanya karena tidak mengikuti debat tidak resmi yang diadakan oleh stasiun televisi. AHY merasa ada yang lebih prioritas yang harus dilakukannya, yaitu berada bersama masyarakat yang begitu menikmati kehadirannya.

“Masalahnya bukan takut atau tidak siap. Tetapi ada hal lebih besar yang diprioritaskan,” ujar Agus Yudhoyono di markas Tribunnews.com dan Warta Kota, Palmerah, Jakarta Pusat, Selasa (27/12/2016).

“Dalam peraturan juga tidak ada kewajiban pasangan calon mengikuti debat di luar yang diadakan KPU. Kalau debat KPU saya pastikan hadir karena itu kewajiban,” ungkapnya.

Alasan AHY ini tidak bisa dibantah oleh siapapun. AHY jelas lebih peduli dan menginginkan hadir di tengah-tengah masyarakat untuk meng-address isu yang ada di tengah-tengah masyarakat. AHY memang perlu melakukan hal tersebut karena dia adalah cagub instan yang tidak paham kondisi lapangan yang akan dipimpinnya.

Seperti diketahui, AHY masih sangat hijau terjun dalam dunia politik. Pengalaman di TNI pun hanyalah level Mayor yang cakupan daerah kepemimpinannya tidak sama dengan seorang Gubernur. AHY harusnya menjadi seorang Dandim atau minimal Danrem baru bisa disamai pengalamannya dengan seorang Gubernur. Jadi, AHY merasa gerilya di lapangan akan mengetahui kondisi sebenarnya. Apalagi AHY memang sangat jarang berada di tengah-tengah masyarakat, hanya karena jadi cagub inilah AHY mulai masuk ke tengah-tengah masyarakat.

Hal ini juga diamini oleh Annisa yang menyatakan bahwa strategi mereka bukanlah mengikuti debat-debat tidak resmi, melainkan berjumpa dengan rakyat. Annisa mengaku undangan dari masyarakat lebih penting daripada undangan debat tidak resmi.

“Semalam, saat paslon lain berdebat di Kompas TV, Agus-Sylvi sedang bersama warga. Agus memenuhi undangan makan malam dari warga Jakarta, Komunitas Tionghoa di Jakarta Barat. Sylvi bertemu warga Jakarta Komunitas Profesi di Jakarta Selatan,” kata Annisa di akun Instagram miliknya, @annisayudhoyono, Jumat, 16 Desember 2016.

AHY yang terkenal kini dengan bahasa-bahasa inggrisnya dan juga konsep rumah atau hunian terapung berhasil membuat publik penasaran. Penasaran apa yang akan dialaminya dalam debat nanti. Apalagi kalau AHY harus berhadapan langsung dengan Ahok dan Anies yang pengalaman politiknya lebih matang dari AHY. Pada debat-debat tidak resmi, Anies yang sudah berpengalaman saja kewalahan menghadapi Ahok, apalagi AHY jika harus menghadapi Ahok dan Anies.

Saya sendiri tidak sabar juga ingin melihat lagi AHY didebat sejak dia tampil di acara Mata Najwa Metro TV yang menjadi viral karena pernyataan-pernyataan aneh dan jawaban-jawaban asal kenanya serta juga seperti jadi ngelenong dengan beberapa kali melibatkan penonton untuk menyetujui pernyataannya. Saya menantikan kelucuan dan kepanikan AHY ketika nanti didebat oleh Ahok dan Anies.

AHY kali ini memang tidak bisa mengelak untuk tidak menghadiri debat resmi KPUD yang merupakan kewajiban setiap cagub. AHY tidak bisa mengelak lagi dengan alasan bersama dengan rakyat, karena rakyat juga perlu dijelaskan visi misi calon pemimpinnya dan debat adalah cara untuk mengkampanyekan hal tersebut dengan jelas dan mudah dipahami.

Saya yakin, publik saat ini penasaran akan penampilan AHY di acara debat menghadapi Ahok dan Anies. Penasaran konsep dan jawaban unik (aneh) serta pernyataan-pernyataan yang akan disampaikan denagn penggunaan Bahasa Inggris yang beberapa kali terkesan dipaksakan dalam sebuah kalimat.

Semoga AHY bisa melewati debat resmi ini dengan baik dan menjawab rasa penasaran rakyat untuk bisa melihat dengan jelas bagaimana ketiga cagub akan berdebat dalam visi misi masing-masing. Melalui debat resmi yang dihadiri oleh ketiga cagub ini, warga DKI tidaklah lagi sulit untuk memilih siapa yang akan menjadi Gubernurnya pada periode 2012-2017.

Baca Juga : Inilah 10 Alasan Kenapa AHY Tidak Layak Jadi Gubernur DKI Jakarta

LEAVE A REPLY