PDIP: Publik eneg Lihat Kelakuan Ahok,Kayak Supir Bajaj
PDIP: Publik eneg Lihat Kelakuan Ahok,Kayak Supir Bajaj

Politikus PDI Perjuangan (PDIP), Arteria Dahlan menilai Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok lebih dari supir bajaj.

Kalau bajaj akan berbelok, hanya Tuhan dan supirnya yang tahu kapan dan dimana bajaj akan dibelokan. Tapi rambu-rambu lalu lintas masih dipatuhi meski sedikit menginjak marka jalan.

“Dahulu Ahok bicaranya akan mengikuti semua aturan Pilkada. Eh sekarang, malah mau melakukan judicial review terhadap Undang-Undang Pilkada. Ini sudah lebih dari supir bajaj,” kata Arteria, saat dihubungi wartawan, Kamis (4/8).

Lebih lanjut, anggota Komisi II DPR RI ini menyampaikan pandangan publik akhir-akhir ini terhadap Ahok. “Saya ingin sampaikan ke Ahok bahwa publik sudah eneg lihat kelakuannya. Jangan ditambah lagi mau buat aturan sendiri,” tegas dia.

Sebagai gubernur kata Arteria, Ahok wajib menjalankan sumpah jabatannya antara lain melaksanakan undang-undang selurus-lurusnya, bukan untuk melakukan judicial review.

“Lucu, ada pejabat yang menggugat undang-undang, tapi makan gaji dan tunjangan dari APBD, dimana etika dan moralnya?,” tanya wakil rakyat dari daerah pemilihan Jawa Timur VI itu.

baca: Menteri Susi Siap Tenggelamkan 71 Kapal Pada Hari Kemerdekaan Ke-71

Padahal ujarnya, UU Pilkada ini sangat baik khusunya untuk mencegah penyalahgunaan kekuasaan petahana dalam pilkada. Tapi kata Arteria, Ahok memaknainya berbeda.

“Ahok ini kan mantan anggota Komisi II DPR. Harusnya paham hasil kerja kami ini untuk demokrasi yang sehat dan pilkada yang bermartabat,” imbuhnya.

3 COMMENTS

  1. Janganlah menjelekkan atau menghakimi orang, Ahok sdh bekerja maksimal kalau ada kurang itu manusia biasa, semakin oknum2 partai PDI perjuangan makin menjelekkan maka jangan kaget dan heran rakyat akan mencibir dan mengolok2 kader2 PDI perjuangan karena pepatah tuah mengatakan satu mkn nangka semua kena getahnya satu dua orang yg yg menjelekkan Ahok maka semua kader akan kena getahnya, rakyat sdh kadung cinta dengan kinerja ahok

  2. Ada terobosan baru ttg aturan pilkada yg di mintakan judicial review bhw incumbent hrs cuti ada anggota dewan yg kebakaran jebggot.krn hasil kerja UU mrk tak dihargai.pdhl seharusnya cuti bukan kewajiban tapi hak.orang mau berbuat baik tdk diapresiasi malah dicemooh.kalau takut ahok gunakan fasilitas negara saat masa kampanye dah langsung coret dr pencalonan.saya jamin ahok tak akan lakukan itu.

LEAVE A REPLY