Jejakmalam.com , Las Vegas berharap bisa menjadi salah satu kota yang menggelar ajang balap ternama Formula 1 dalam waktu dekat. Rencana ini semakin serius, setelah ada investor asal China yang siap mendukung sampai terlaksananya keinginan ini.

Menurut laporan dari BBC, dilansir Autoblog, Sabtu (11/6/2016), taipan asal Beijing, China, berencana menopang pendanaan balapan bersama dengan Farid Shidfar, seorang wirausahawan asal Amerika Serikat, pemilik dari P2M Motorsports.

“Mereka sudah sangat dekat dengan Las Vegas dan punya bisnis di bidang media, olahraga, teknologi, dan hiburan. Jadi mereka bisa dibilang kolongmerat masif,” kata Shidfar.

Para investor China itu, kata Shidfar, tiba-tiba melakukan pertemuan bisnis dengan pihaknya, akhir tahun lalu (2015). Salah satu bisnis mereka, berkaitan dengan pemerintah negara bagian Nevada, salah satu alasan mengapa pertemuan ini bisa terjadi.

“Keuntungannya, mereka akan mendapat keuntungan strategis dari hal ini, itu mengapa mereka sangat tertarik,” kata Shidfar.

Sirkuit

Selain sokongan dana yang sudah mulai terkumpul, dikabarkan juga Las Vegas akan membangun sirkuit baru untuk diselenggarakan F1. Desainer sirkuit Tilke, dikabarkan sudah mengirimkan proposal terkait desain sirkuit yang akan dipersiapkan.

Sama seperti ajang F1 di Monako atau Singapura, sirkuit yang didesain ini juga bakal memanfaatkan jalan umum yang ada di Las Vegas. Sirkuit ini disebutkan punya karakter berbeda, sehingga mampu membuat pebalap memacu mobil dalam kecepatan tinggi dan tikungan tajam.

“Kami sudah sukses mendesain sirkuit balap yang sebagain besar memanfaatkan jalan Las Vegas, sehigga tidak berpengaruh pada resort yang ada,” kata Peter Wahl, mitra desainer sirkuit F1 dari Tilke.

Selain itu, sirkuit ini juga di desain untuk mampu menampung jumlah penonton yang besar. “Saya tidak sabar untuk melihat mobil pertama yang menyalakan mesin. Saya percaya balapan di Vegas akan menjadi salah satu yang utama dalam kalender F1,” kata Peter.

Peter melanjutkan, setidaknya butuh waktu 14 bulan untuk mempersiapkan balapan ini terwujud di “Kota Judi” AS ini. “Ada diskusi menyebutkan 2018, tetapi bisa juga dikejar awal 2017,” kata Peter.

maxresdefault

LEAVE A REPLY