Israel Bertekuk Lutut Kepada Indonesia
Israel Bertekuk Lutut Kepada Indonesia

Indonesia memiliki kemampuan yang tersimpan untuk menakut-nakuti Israel. Kemampuan ini dapat jadikan untuk menekan Israel supaya hentikan serangan pada Palestina.

Pengamat Jalinan Internasional Aleksius Jemadu mengatakan Indonesia adalah negara demoktasi yang rakyatnya sebagian besar muslim. Negara seperti ini jarang ada didunia.

Selain Indonesia, Turki juga negara demokrasi yang memiliki sebagian besar orang-orang muslim. Turki juga begitu disegani oleh Israel.

” Dia bakal mempertimbangkan Indonesia sebagai kemampuan yang moderat, seperti Turki. Indonesia jadi negara muslim paling besar, demokrasinya terkonsolidasi, berhasil, ” terang Guru Besar Kampus Pelita Harapan itu waktu terlibat perbincangan dengan redaksi.

Aleksius mencermati negara yang ‘disusupi’ system demokrasi di lokasi Timur Tengah pada akhirnya roboh. Seumpama Mesir serta Libya.

baca: Menteri Susi Siap Jadikan Indonesia Negara Industri Perikanan Terbesar di Dunia

” Kamu saksikan di Timur Tengah, demokrasi tidak jalan. Indonesia telah lakukan penentuan presiden langsung 3 kali. Berarti disini, mitos Islam tak dapat kopatibel dengan demokrasi, itu tak benar. Israel tahu itu kemampuan Indonesia, ” tutur Aleksius.

Dengan modal itu, harusnya Indonesia dapat lakukan langkah kongkrit dengan melobi negara-negara anggota Asia-Afrika yang memiliki jalinan diplomatik dengan Israel untuk menghimpit. Terlebih negara Timur Tengah yang ditakuti Israel, yakni Turki serta Mesir.

” Indonesia bisa katakan, saya bakal mengajak sahabat saya untuk menekan Anda lebih jauh. Memengaruhi negara Asia Afrika lain untuk menekan. Israel takut kehilangan sahabatnya itu. Mesir serta Turki, ” kata dia.

Selasa tempo hari, Presiden Jokowi mengadakan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Palestina Rami Hamdalah di‎ sela-sela Konferensi Asia Afrika di Jakarta. Pertemuan tertutup serta singkat itu berjalan di Kakatua Room Jakarta Convention Center.

Selesai pertemuan, Jokowi menyampaikan tadi sudah mengulas kondisi serta keadaan bangsa Palestina yang masihlah dijajah hingga kemerdekaan untuk warga Palestina yaitu keniscayaan yang perlu didapat. Kata Jokowi, sesudah pertemuan itu bakal ada pertemuan untuk menindaklanjuti untuk memperjuangkan kemerdekaan Palestina.

Bekas Gubernur Jakarta‎ ini menyampaikan Indonesia telah kerap menyebutkan dukungan pada Palestina didunia internasional supaya negara itu di terima bergabung jadi anggota penuh Perserikatan Bangsa-Bangsa.

2 COMMENTS

LEAVE A REPLY