Inilah Ungkapan Pejabat Yang Pusing Karena Sulit Untuk Menyogok
Inilah Ungkapan Pejabat Yang Pusing Karena Sulit Untuk Menyogok

Era jokowi serba susah. Ini karena sikap ditktatornya kepada kami. Semua Pembangunan infrastruktur ditangani langsung olehnya. Alhasil anak-anak tidak bisa meminta jatah atas nama keamanan OKP. Biasanya kami dapat proyek dengan cara yang mudah, bayar pelicin Proyek langsung jatuh ketangan kami. Setelah itu kami jual lagi pada para kontraktor.

Kami untung, kontraktor untung dan oknum pejabat untung toh. Siapa yang dirugikan coba…? Kini kami menderita karena tidak kebagian jatah. Tapi Jokowi tidak menghiraukan kami. Bagaimana kami bisa membangun rumah mewah lagi kalau seperti ini terus. Kan kasihan juga para kontraktor.

Karena mereka juga ga bisa bangun rumah-rumah mewah kami. Tentu mereka jadi galau karenanya.

Perusahan-perusahaan kami juga banyak yang tutup karena tersangkut masalah pajak.

Biasanya kami ga perlu bayar pajak, cukup kasih pelicin saja pada oknum perpajakan.

Sekarang pajak perusahaan kami diperiksa, dan kami harus membayar pajak yang tidak pernah kami bayar.

Alhasil kami ga sanggup bayar, dan berakhirlah perusahaan kami.

Dimana letak keadilan negara ini…?

Untuk apa Jokowi membangun infrastructure, Kalau kami yang harus menderita. Toh hasil infrastructure tidak dapat dinikmati seluruh rakyat Indonesia saat ini. Infrastructure cuma bisa dinikmati Setelah selesai semua.

Iya kalau kita masih hidup, dan sempat menikmatinya. Enak sekali penerus bangsa ini yang tinggal menikmatinya. Kenapa Jokowi tidak mau meneruskan sistem yang telah diwariskan pendahulunya.

Agar kami bisa tetap hidup nyaman.

Jokowi benar-benar membuat kami pusing. Untuk apa coba Jokowi mengajak para ahli anak bangsa Indonesia yang sudah hidup nyaman dan mapan diluar negeri sana menjadi menteri-menterinya, yang membuat ruang gerak kami semakin sempit.

Seluruh rakyat harus prihatin dengan keadaan kami. Karena tanpa rakyat kami tidak punya kekuatan lagi. Menyuap para pejabat sudah sulit sekarang. Mereka sudah mulai takut ketangkap tangan oleh KPK.

Lebih baik sisa uang kami buat nyuap rakyat saja dengan sebungkus nasi plus uang Lima puluh ribu.

Kami akan berusaha agar pintu hati rakyat tergerak membantu kami untuk bangkit kembali menguasai Indonesia. Selagi rakyat Indonesia masih mudah dibodohi, kesempatan kami untuk menguras harta kekayaan Indonesia masih ada kesempatan.

1 COMMENT

  1. Ruhut kau harus legowo di mata masyarakat indonesia saat kau ternyata orang bijak dan orang patut di kita hargai ,kau tidak boleh menyerah untuk tetap pada pendirian nya untuk mendukung ahok sesuai pilihan nuranimu aku hormat padamu bapak Ruhut si poltak..

LEAVE A REPLY