Inilah Solusi Pengganti Kaca Spion
Inilah Solusi Pengganti Kaca Spion

Kaca spion pada masa akan datang bakal jadi kenangan. Ini setelah Pemerintah Jepang meloloskan aturan baru yang melegalkan mobil-mobil tanpa kaca spion (mirrorless) pada 17 Juni 2016 lalu.

Berdasarkan laporan Automotive News (AN), regulasi baru ini makin memicu para pemasok komponen untuk menyesuaikan dengan teknologi itu. Tercatat ada Ichikoh Industries dari Jepang dan pemain besar asal Jerman, Robert Bosch GmbH.

Ichikoh adalah pemasok besar kaca spion dan sistem pencahayaan. Dari laporan AN, produk pertama mereka di bidang baru ini bernama Smart Rear View Monitor.

Benda ini tak ubahnya kaca spion interior, tetapi sudah teintegrasi dengan LCD yang bisa menampilkan benda di belakang mobil berdasarkan kontrol pengemudi.

Ichikoh mengatakan pada AN bahwa produksi sudah dimulai dan akan dipasang pada salah satu mobil buatan Jepang sebagai video monitor, dan akan diproduksi terbatas. Meski tidak ada informasi mobil apa yang akan pakai teknologi ini, tetapi rumor menunjuk ke muka Nissan X-Trail.

Pemerintah Jepang meloloskan aturan baru ini sebagai respons atas teknologi video yang berkembang. Keuntungan lain, membantu menghemat bahan bakar. Dikatakan bahwa mobil tanpa kaca spion (kanan-kiri) akan memperbaiki aerodinamika selain mengurangi bobot spion yang makin lama makin berat.

Teknologi itu juga berpengaruh pada perkembangan fitur keamanan mobil. Tidak akan ada lagi cahaya silau yang dipantulkan kaca spion, atau hilangnya blind spot yang selama ini menjadi hantu para pengendara akibat terhalang pilar.

Buat desainer, mobil tanpa kaca spion juga akan menggembirakan karena desain mobil akan lebih mulus, mengalir, dan rapi, tanpa harus dihentikan oleh gundukan kaca spion.

Laporan AN, Amerika Serikat juga akan mengadopsi perundangan serupa pada 2018, lalu China mengikuti setelahnya. Ichikoh sendiri memprediksi bahwa pada 2023, 29 persen mobil di Jepang akan mengganti kaca spion dengan teknologi video streaming.

LEAVE A REPLY