Inilah Jawaban Ahok Soal Suka Marah dan Jadi Presiden
Inilah Jawaban Ahok Soal Suka Marah dan Jadi Presiden

Hari ini Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menerima kunjungan siswa-siswi SD Mentari School, Jakarta. Dalam acara tersebut Ahok dihujani sejumlah pertanyaan anak kelas lima SD yang mengundang gelak tawa peserta.

Pertama, Ahok ditanyai seorang anak soal keinginannya jadi presiden. Dengan nada datar anak tersebut bertanya, “Bapak kepikiran enggak jadi presiden?” Mendengar pertanyaan tersebut Ahok hanya tersenyum.

Kemudian Ahok menjawab sambil mengungkapkan keinginanya. Ahok bilang sebenarnya dia punya keinginan menjadi presiden. Namun keinginanya itu dia niatkan hanya jika presiden Indonesia tidak mumpuni.

“Mikir mah gampang. Yang harus mikir kalau enggak ada presiden yang baik, bapak jadi presiden. Tapi sekarang ada pak Jokowi, jadi bapak bantu saja,” kata Ahok sembari tertawa.

Belum selesai tersenyum, Ahok kembali ditanya anak lainnya. Anak tersebut bertanya soal karakter Ahok yang gemar marah-marah. Sebelum menjawab pertanyaan itu, Ahok kembali bertanya kepada anak tersebut.

“Kamu pernah lihat bapak marah enggak?” tanya Ahok.

Anak itu menjawab, “Bapakku yang bilang begitu.”

Lagi-lagi Ahok tertawa kecil mendengar kepolosan anak SD itu. Ahok menjelaskan, selama ini media hanya menyiarkan gambaran dia saat marah-marah.

Mantan Bupati Belitung Timur ini buru-buru mengklarifikasi hal tersebut. “Nontonnya yang marah marah doang sih. Sekarang kita sudah sejam di sini, marah marah enggak?” kata Ahok.

“Bapak enggak pernah marah kok. Bapak cocoknya jadi komika. Basuki namanya kan pelawak dulunya,” ungkap Ahok.

Di pertanyaan akhir, Ahok kembali ditanya pertanyaan polos. Seorang anak bertanya soal cita-cita orang nomor satu di DKI tersebut.

Ahok menjelaskan kalau dia pernah berniat menjadi pengusaha, dan insinyur. Bahkan Ahok bercerita sempat berkeinginan menjadi dokter.

“Tapi sampai almarhum bapak saya bilang kamu jadi pejabat saja lebih mulia, makanya bapak jadi gubernur sekarang,” tandas Ahok.

LEAVE A REPLY