Doa Syafi'i Banyak Dihujat, Prabowo Malah berikan Pujian
Doa Syafi'i Banyak Dihujat, Prabowo Malah berikan Pujian

Politisi Gerindra Muhammad Syafi’i mengaku mendapatkan ribuan pesan singkat ke telepon genggamnya yang menyatakan apresiasi atas doa yang ia panjatkan dalam sidang paripurna tahunan dan Rancangan Undang-Undang RAPBN Tahun Anggaran 2017, Selasa (16/8). Doa yang ia panjatkan tersebut membuat heboh lantaran dianggap berisi kritikan terhadap pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla.

“Yang saya terima (pesan singkat) abis doa, saya sampai harus 3 kali ngecas HP. Sampai hari ini lebih dari 1000-an yang masuk. Isinya 100 persen mengapresiasi. Banyak yang apresiasi saya bangga sekali,” kata Syafi’i saat ditemui di ruang kerjanya di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (18/7).

Lebih lanjut, Syafi’i menambahkan, apresiasi tak hanya datang dari para kerabat maupun orang yang memiliki nomor telepon genggamnya. Apresiasi atas doa yang ia panjatkan juga datang dari Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto.

Anggota Komisi III DPR ini menjelaskan, saat dirinya membaca doa di sidang tahunan tersebut, seluruh kader Gerindra berkumpul di kediaman Prabowo di Hambalang, Jawa Barat. Dalam momen itu, Prabowo mengacungkan jempol atas doa yang ia panjatkan.

“Beliau (Prabowo) tanya tanggapan masyarakat apa? Saya bilang ‘Bagus Pak’. Beliau tanya juga ‘Ada enggak gangguan karena doa itu’. Saya jawab ‘Enggak ada’. Beliau apresiasi, karena beliau itu enggak suka (kader Gerindra) jelek-jelekin orang,” cerita Syafi’i.

Tak hanya Prabowo, kata dia, pujian juga datang dan mengalir dari pimpinan partai politik lainnya. Termasuk apresiasi dari pimpinan Fraksi Gerindra atas doa yang ia panjatkan tersebut.

“Terung terang saat itu pimpinan partai dan fraksi bilang ‘selamat doanya bagus’,” ujarnya.

Syafii sendiri, sebelumnya membantah bahwa doa yang ia panjatkan tersebut bertujuan untuk mengkritik pemerintah. Dia mengaku dalam salah satu doa yang menyebut meminta dijauhkan dari pemimpin yang sering ingkar janji bukan ditujukan untuk Joko Widodo dan Jusuf Kalla.

Dia menyatakan pemimpin yang dimaksud ditujukan untuk setiap pemimpin yang menjabat sebagai di posisi penting termasuk dirinya yang seorang Anggota DPR.

“Tidak ada keinginan saya melakukan itu (sindiran). Kalau ada yang merasa tersinggung saya minta maaf. Saya menangis karena saya ini DPR Masih banyak yang aku tangani terbentur. Ada kesedihan itu,” tutur Syafi’i.

3 COMMENTS

  1. 1000 org yg SMS itu adalah kaumnya sendiri (Kaum nasi bungkus yg Sakit Hati stadium4). Tapi Jutaan Rakyat Indonesia Mengecam & Menghujat!

  2. Kasihan doanya isinya kritikan yg menimbulkan kebencian sesama anak bangsa bukan membangun negara yg sdh merdeka dlm peringatan 17 agustusan

LEAVE A REPLY