Ahok:
Ahok: "FPI, Lu Bukan Ormas Resmi!".

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) enggan menanggapi kabar rencana konvoi takbiran secara besar-besaran yang akan digelar organisasi masyarakat (ormas) Front Pembela Islam (FPI). Alih-alih menyatakan setuju atau tidak, Ahok malah mempertanyakan status FPI sebagai ormas.

“Memang FPI resmi ya? Resmi nggak sih ormasnya?” tutur Ahok di Terminal Pulogebang, Jakarta Timur, Senin (4/7/2016), seperti dilansir tim HargaTop via Kompas.

Lebih lanjut, mantan Bupati Belitung Timur tersebut menyatakan bahwa sebaiknya tidak perlu membawa nama FPI untuk menggelar takbiran.

“Takbiran tidak usah pakai nama FPI dong. Takbiran, takbiran saja,” tambahnya.

Namun Ahok menegaskan bahwa pihaknya tidak memiliki kewenangan untuk memberi penjelasan tentang konvoi takbiran. Ahok menyerahkan hal tersebut ke Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Syamsul Bahri yang berada tepat di sampingnya.

“Tanya sama Dirlantas. Bukan kami itu (kewenangannya). Tanya nih langsung ke Pak Dirlantas,” tegas Ahok.

“Jadi tidak ada (kelompok) yang dari Jakarta Timur ke Jakarta Barat. Jadi bolehnya di Jakarta Timur saja, kami sudah buat zonanya, tidak ada crossing,” jelas Syamsul.

Syamsul juga menghimbau agar takbiran dilakukan di rumah atau masjid di lingkungannya, tanpa mengadakan konvoi takbiran. Sementara itu, untuk mengamankan malam takbiran di Jakarta, akan diturunkan 6.252 personel gabungan dari kepolisian, TNI, dan Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI Jakarta.

Sesuai hasil sidang isbat yang digelar sore ini, Senin (4/7/2016), Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1437 Hijriah jatuh pada hari Rabu, 6 Juli 2016. Dengan demikian, malam takbiran untuk merayakan berakhirnya bulan Ramadhan dan menyambut bulan Syawal akan berlangsung besok, Selasa (5/7/2016).

Source. kompas

LEAVE A REPLY